Diharapkan, Festival Lakey 2012 Serahkan ke Pemkab Dompu

foto won/gomong.com. Sekretaris Disbudpar Dompu Drs. H. Imran.

DOMPU, GOMONG.COM – Penyelenggaraan Festival Lakey 2012 diharapkan diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu, termasuk dalam hal mencari atau menggandeng pihak ketiga sebagai mitra dalam kegiatan tersebut.

“Jangan lagi memakai pihak ketiga oleh pihak Pemprov NTB. Tapi, serahkan sepenuhnya kepada Pemkab Dompu untuk melaksanakannya. Siapa pihak ketiga yang hendak digandeng sebagai mitra dalam kegiatan itu, serahkan ke daerah,” kata Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Dompu Drs. H. Imran, pada Gomong.Com, di kantornya.

Mantan Camat Hu’u ini dengan tegas mengatakan, pihaknya tidak ingin pengalaman buruk yang terjadi pada Fetival Lakey 2011 lalu terulang lagi. Dimana, kooordinasi dan komunikasi antara pihak Pemprov NTB dengan Pemkab Dompu dirasa sangat minim sekali.

“Bahkan terkesan saling tanggung jawab. Ini yang sama sekali tidak kami inginkan. Memang, bantuan dari pihak provinsi tetap kita butuhkan, terutama menyangkut jaringan dan sebagainya. Tetapi untuk pelaksanaannya diserahkan saja sepenuhnya ke daerah,” tegasnya.

Bukan itu saja. Sosialisasi kegiatan itu juga sangat kurang, sehingga gaung dari kegiatan itu nyaris tidak terdengar. Jangan oleh orang luar daerah, orang-orang di dalam daerah Dompu sendiri banyak yang mengaku tidak tahu tentang adanya kegiatan tersebut.

“Kami tahu ada Festival Lakey yang berlangsung belum lama ini, karena kebetulan kami melihat konvoi kendaraan rombongan pejabat yang ke Lakey,” kata Ama La Rohi, salah satu warga Ranggo belum lama ini.

Selain itu, sudah dua tahun berturut-turut Festival Lakey ini digelar, namun peran dan keterlibatan pengusaha kepariwisataan belum begitu maksimal, terutama perhotelan dan biro-biro perjalanan yang ada di Dompu. “Ke depan peran dan keterlibatan mereka harus lebih ditingkatkan lagi. Sebab, salah satu elemen yang paling menikmati dampak positif dari kegiatan ini adalah mereka-mereka juga,” imbuhnya. (won donggo)

1 Comment

  • Kegiatan promosi pariwisata di Dompu, memang sangat perlu dilakukan. Tapi, motif dan ciri khas paket wisata di daerah Dompu ini apa saja. Artinya, tujuan promosi daerah pariwisata tidak harus satu paket yang akan dijual, jika ingin ada bukti kemajuan dan sumber penghasilan bertambah meningkat.Maksudnya, usai penyelenggaraan sebuah ivent, harus ada bukti perubahan kemajuan pada objek-objek wisata tertentu.Tidak hanya mengandalkan paket wisata gelombang pantai Lakey,tetapi,harus juga ada kemajuan lain yang harus kita andalkan di mata dunia internasional. Salah satu contok, paket yang mendukung terhadap bisnis pariwisata yang harus mutlak dikembangkan oleh masyarakat daerah itu adalah budaya kerajinan khas daerah Dompu.Selain akses lain yang mendorong daya tarik para tamu Wisatawan. itu berarti, target kegiatan itu sudah jelas sasaran yang akan dicapa.
    Maka,kalau tidak ada kemajuan pembangunan sarana yang menunjang bagi tujuan wisatawan, jangan pernah mimpi kemajuan objek itu bisa berkembang dengan maksimal, lebih-lebih tujuan untuk kesejahteraan rakyat dan daerah.
    Jadi,supaya terukur dengan pengeluaran anggaran yang begitu besar tiap ivent,
    alangkah baiknya, Pemerintah Kabupaten Dompu, harus membangun faktor yang mendukung terhadap objek yang dimaksud, hingga anggaran yang dipakai tiap kegiatan tersebut, tidak terkesan sia-sia belaka.