AMPT Kembali Blokir Jalan, Sandera Dua Mobil Tangki

dok/gomong.com. Bupati Dompu H. Bambang HM. Yasin didesak untuk menaikan harga jagung, karena saat ini harganya dianggap sangat mencekik petani.

* Tetap Menuntut Kenaikan Harga Jagung

DOMPU, GOMONG.COM – Menyusul aksinya beberapa hari lalu, massa Aliansi Masyarakat Peduli Tani (AMPT) kembali melakukan pemblokiran jalan di Pertigaan (Cabang) Madaprama, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Unjukrasa yang berlangsung sekitar pukul 13.05 Wita itu, lebih kurang 100 anggota massa yang dikoordinatori Juliansyah tetap menyuarakan aspirasi yang sama dengan aksi sebelumnya. Yakni menuntut pemerintah menaikan harga jagung.

Dalam aksinya tadi siang, menyandera dua mobil tangki minyak milik PT. Pertamina Cabang Bima. Menurut pengunjukrasa, aksi tersebut terpaksa kembali mereka lakukan lagi karena pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu belum juga menentukan sikap terkait tuntutan massa dalam aksi sebelumnya.

 

Pemda Dinilai Sepelekan Aspirasi Rakyat

Pemda di bawah kendali pasangan Bupati H. Bambang HM. Yasin dan Wakil Bupati H. Syamsudin H. Yasin, dinilai mengabaikan dan menyepelekan aspirasi rakyat. “Pemda belum memberikan jawaban atas tuntutan kami untuk menaikan harga jagung,” kata salah seorang pengunjukrasa.

Tidak hanya menyandera dua mobil tangki, sekitar pukul 14.30 Wita massa juga makin nekat. Mereka menutup jalan negara tersebut dengan berbagai jenis kayu dan batu. Akibatnya, arus lalulintas dari arah Sumbawa ke Bima dan sebaliknya Bima-Sumbawa pun macet total.

Blokir jalan baru dibuka sore hari sekitar pukul 16.25 Wita. Namun demikian, dua mobil tangki yang disandera tetap dikuasai oleh massa. Massa ngotot dan bersikeras, akan melepas mobil-mobil Pertamina tersebut setelah ada jawaban yang pasti dan jaminan harga jagung naik dari pihak Pemda Dompu. (won)

Leave a Reply