2012, Lima TKI Lotim Meninggal di Malaysia

dimyati/gomong.com. Kepala Dinsosnakertrans Lotim Drs. H. Sirman.

SELONG,GOMONG.COM –  Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang tercatat meninggal dunia di negeri Jiran, Malaysia, dalam kurun waktu 2012 mencapai lima orang.

“Selama tiga bulan ini ada lima mayat TKI asal Lotim yang dikirim dari Malaysia,” ungkap Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lotim Drs. H. Sirman, pada wartawan di sela-sela pelaksnaan otopsi dua jenazah TKI di Pringgasela, Kamis (26/4).

Sirman mengakui, Lombok Timur diakui sebagai lumbung TKI yang bekerja keluar negeri terutama Malaysia. “Lotim merupakan salah satu lumbung TKI di Indonesia,” katanya.

Tahun 2011, jumlah warga Lotim yang menjadi TKI mencapai 17 ribu lebih orang. Sekitar 70 persennya di antaranya menjadi TKI ke Malaysia, baik yang melalui jalur formal maupun informal. “Sebagian besar TKI Lotim bekerja di ladang maupun perusahaan, sisanya bekerja di rumah tangga,” tandasnya.

Devisa yang dihasilkan para TKI ini cukup besar. Menurutnya, tahun lalu (2011), devisa Lotim dari TKI mencapai Rp. 381 miliar lebih.

Sedangkan untuk tahun 2012 ini, sesuai data dari PT. Pos, uang yang dikirim para TKI melalui kantor Pos sudah mencapai Rp. 81 miliar lebih. Sementara yang melalui BNI, hingga saat ini dia belum mendapatkan data besaran dana dari TKI yang masuk.

Lebih jauh dijelaskan, wilayah di Lombok Timur yang paling banyak warganya menjadi TKI adalah Sakra, Masbagik, Aikmel dan Pringgasela. “Kurang lebih 30 persen TKI di NTB ini berasal dari Lotim. Sehingga daerah ini berada di urutan teratas dari segi jumlah masyarakat yang menjadi TKI, dibandingkan kabupaten/kota lain di NTB. (Dim/Won)

Leave a Reply