Aliansindo Demo Usir Monopoli Pasar Cina

Foto anggota Aliansindo saat menggelar aksi demonstrasi di Cabang Lancar Jaya Pasar Raya Bima

KOTA BIMA, GOMONG.COM- Aliansi Nasional Mahasiswa dan Kepemudaan Indonesia (Aliansindo) Bima, Senin (30/4) pagi  menggelar aksi demonstrasi diperempatan Lampu Merah Pasar Raya Bima. Gerakan mereka tersebut sebagai bentuk prakondisi embargo ekonomi untuk mengusir monopoli pasar yang dilakukan oleh kaum Cina yang berada di wilayah Bima.
Koordinator lapangan aksi tersebut Sahdan dalam orasinya meminta agar para distributor tidak menaikan harga barang secara sepihak. Karena menurut mereka, hingga saat ini harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak juga naik. “Kenapa harga barang terus merangkak naik, sementara BBM tidak jadi naik,” tegasnya.
Mereka juga meminta agar pemerintah Kota Bima segera turun melakukan operasi pasar dan memberikan tindakan tegas terhadap pedagang maupun distributor yang nakal. “Kegiatan seperti ini tidak bisa dibiarkan, mereka harus diberantas di wilayah Kota Bima,” tegasnya.

Mereka berjanji akan kembali turun ke jalan bila dalam beberapa hari kedepan harga barang tidak ada indikasi akan diturunkan.
Kenaikan harga barang tersebut menurut mereka sangat tidak wajar. Apalagi yang menguasi perdagangan khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Bima saat ini adalah orang Cina, dan bukan masyarakat Indonesia asli. “Kita jangan mau dibodohi terus oleh mereka,” ujarnya.

Foto anggota Aliansindo saat menggelar aksi demonstrasi di Cabang Lancar Jaya Pasar Raya Bima

Pantauan Gomong.Com, aksi demonstrasi massa Aliansindo tersebut mendapat perhatian dari masyarakat. Aksi itupun membuat arus lalulintas macet total. Karena lokasi aksi yang diambil tersebut merupakan pusat dari seluruh arus lalulintas yang ada diwilayah Kota Bima.
Untuk mengawal jalannya aksi tersebut, puluhan anggota Polres Bima Kota diturunkan. Tidak ada tindakan anarkis dalam aksi tersebut. Aksi yang sempat memacetkan arus lalulintas itu berakhir dengan  damai. (Yety/Alf)

Leave a Reply