Polres Lotim, Sidik Kasus Dugaan Penyelewengan Bansos Provinsi

Waka Polres Lotim

SELONG, GOMONG.COM– Kepolisian Resort (Polres) Lombok Timur,  melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial yang disalurkan oleh pemerintah provinsi NTB ke Pondok pesantren Nahdatul Shofiah Wanasaba sebesar Rp 100 juta.

          Namun dana bantuan tersebut tak diterima pengurus Pondok Pesantren, sehingga dilaporkan ke polisi, “Dalam kasus ini terlapornya, yaitu Kamal (38) ketua Tanfiznya,” ungkap Waka Polres Lotim Kompol Darsono SA didampingi Kasatrenskrim AKP Yuyan Priatmaja, kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (1/5).
          Dikatakan, kasus ini ditindak lanjuti karena adanya informasi dan laporan dari pengurus pesantren yang lain. Dalam kasus ini, terungkap ada dana bantuan sosial dari pemerintah provinsi Rp 100 juta ke Ponpes  namun dana tersebut tak pernah sampai ke pengurus Ponpes.
          Dalam kasus ini untuk sementara sudah enam saksi yang telah dimintai keterangan, termasuk pihaknya akan meminta keterangan dari pihak Pemrov yang menyalurkan dana bansos tersebut.
          Menurut Yuyan, dana bantuan sosial tersebut, diterima ponpes tersebut, berdasarkan proposal yang telah dilayangkan ke pemprov yang dilakukan melalui salah seorang oknum anggota DPRD I NTB.
“Kasus pengiriman proposal ini, hampir semua pengurus tahu, namun  setelah dana cair,  tak ada masuk kas ponpes, sehingga dilaporkan ke Polres.  “Dalam kasus ini,  pelakunya akan dijerat dengan UU tindakn pidana korupsi, dan juga ada dugaan penyelewengan,” katanya. (dim/Alf).

 

Leave a Reply